Kembali ke peta

biota laut

Japanese Ship Wreck, Amed, Bali

Amed, Bali

Japanese Ship Wreck adalah bangkai baja sekitar 20 m di Amed, dari masa Perang Dunia II. Bangkainya sendiri ada di 2–12 m, tertutup karang lunak, kipas laut, spons, dan semak karang hitam. Cahayanya terang karena dangkal, jadi detail kapal mudah dilihat.

Masuk dari pantai, lalu berenang ke bangkai. Sesudah kapal, lereng terumbu berlanjut ke dua sisi, sampai sekitar 35 m, dengan bommie, spons tong, dan kipas laut. Terumbu di sekeliling bangkai termasuk yang lebih sehat di Amed: ada koloni acropora, karang otak, dan bongkah porites.

Karena bangkainya dangkal, waktu di dasar panjang. Snorkel juga bisa melihat kapal. Arus biasanya ringan, tetapi di teluk ini arus bisa berubah, jadi ikuti jalur yang disepakati.

Koordinat peta
−8.37371, 115.71655
Jenis selam
Bangkai kapal
Masuk
Dari pantai
Kedalaman
Bangkai di 2–12 m. Lereng di sekitarnya sampai sekitar 35 m.
Air
Air laut

Biota laut

Ikan kaca

Awan ikan kaca sering memenuhi ruang di dalam bangkai. Mereka membuka dan menutup formasi kalau didekati.

Ikan badut

Menjaga anemon di karang yang menempel pada kapal dan di terumbu di sampingnya.

Ikan kakatua

Ikan-ikan ini ada di karang sehat di sekeliling bangkai, dari bagian dangkal sampai lereng.

Ikan bidadari

Ikan-ikan ini ada di karang sehat di sekeliling bangkai, dari bagian dangkal sampai lereng.

Anthias

Ikan-ikan ini ada di karang sehat di sekeliling bangkai, dari bagian dangkal sampai lereng.

Belut moray

Sering bersembunyi di celah kapal atau di bawah karang. Kepalanya yang keluar dari lubang yang biasanya ketahuan.

Biota makro

Kapal yang dangkal dan terumbu di sampingnya penuh tempat persembunyian kecil. Untuk foto makro, pakai lensa makro dan lampu sorot.

Ikan kalajengking daun

Bertengger di antara rumpun karang di geladak. Warnanya menyatu dengan karang lunak.

Nudibranch

Merayap di geladak dan di spons. Dangkalnya bangkai membuat warna mereka mudah dilihat.

Kuda laut kerdil

Bisa menempel di kipas laut di lereng yang lebih dalam, di sekitar spons tong. Bukan di bangkai yang dangkal.

Udang

Bersembunyi di celah kapal dan di karang. Paling mudah dilihat kalau bergerak pelan dan tidak mengaduk pasir.

Kepiting

Bersembunyi di celah kapal dan di karang. Paling mudah dilihat kalau bergerak pelan dan tidak mengaduk pasir.

Kemunculan hewan di daftar ini tidak dijamin setiap selam.