Kembali ke peta

biota laut

Mawali Wreck, North Sulawesi

North Sulawesi

Mawali, atau Tanduk Rusa, adalah kapal barang Jepang. Kapal terbakar dan tenggelam pada 1943. Panjangnya 90 m dan berbaring di sisi kiri. Baling-baling masih ada. Tiang-tiang besar menonjol dari badan. Kompas yang meleleh dan botol yang meleleh pernah ditemukan di sini, sesuai dengan cerita kebakaran. Cat yang habis terbakar disebut sebab karang keras tumbuh lebat di baja.

Puncak ada di sekitar 15–16 m. Dasar ada di sekitar 30–31 m. Peta menulis 10–30 m. Sisi geladak yang menghadap ke atas adalah bagian foto: palka, bangunan geladak, karang keras, karang lunak, dan kipas laut. Palka depan bisa dimasuki, tetapi hitung waktu. Jangan masuk ke ruang mesin. Ruang itu tidak stabil.

Waktu yang nyaman adalah akhir air pasang, saat arus baru mulai, sehingga sisi geladak terlindung dan ikan berkumpul di puncak. Untuk makro, slack lebih baik. Saat arus kuat, ikan lepu bisa memenuhi lambung sampai tidak ada tempat berpegangan. Air sering 26–28°C. Naik perahu.

Koordinat peta
1.44609, 125.22623
Jenis selam
Bangkai kapal
Masuk
Naik perahu
Kedalaman
Sekitar 15–31 m. Peta menulis 10–30 m.
Air
Air laut, sering 26–28°C

Biota laut

Ikan kelelawar

Berkawanan di geladak dan di palka.

Barakuda

Berkumpul di puncak saat arus mulai jalan.

Ikan kaca

Awan ikan kaca ada di celah geladak.

Sotong

Ada di antara bangunan geladak.

Kuwe

Lewat di atas bangkai bersama ikan lepu saat arus kuat.

Ikan lepu

Saat arus kuat, jumlahnya bisa memenuhi lambung.

Biota makro

Kipas dan palka adalah tempat hewan kecil. Untuk foto makro, pakai lensa makro dan lampu sorot, dan jangan masuk ke ruang mesin.

Kuda laut kerdil

Ada di kipas laut pada bangkai.

Nudibranch

Banyak di karang dan di spons.

Udang mantis

Ada di celah geladak.

Kemunculan hewan di daftar ini tidak dijamin setiap selam.