Nama kapal ini tidak tunggal. Satu daftar pernah menaruh nama kapal Jepang yang sebenarnya tenggelam di tempat lain. Yang lebih sering disebut, dari keterangan setempat, adalah kapal kargo Belanda dari akhir perang, panjang sekitar 60 m. Kapal tegak di pasir. Rantai jangkar kiri terulur ke bawah lambung, sekitar 15 m dari kapal, tetapi jangkarnya tidak ada. Jangkar kanan masih terangkat. Ada penyok dan sobekan di lambung kiri. Derek sekoci di kiri tidak diturunkan. Di kanan, dereknya menjulur. Pipa uap patah dan tergeletak di samping kanan.
Turun dari pelampung ke haluan. Haluan ada di sekitar 22 m, ada yang menulis 20 m atau 24 m. Buritan ada di sekitar 41 m, ada yang menulis 37 m atau 40 m. Peta menulis 22–41 m. Baling-baling masih kelihatan di dasar. Waktu di dasar singkat. Karang keras, karang lunak, dan spons besar menutupi baja. Naik pelan ke terumbu di dekatnya.
Ikan kelelawar dan barakuda berkawanan di kapal. Kakap dan kerapu ada di struktur. Ikan buntal besar sering tidur di lubang palka. Hiu karang kadang lewat. Naik perahu.
- Koordinat peta
- 1.53443, 124.8164
- Jenis selam
- Bangkai kapal
- Masuk
- Naik perahu
- Kedalaman
- Haluan sekitar 22 m. Buritan sekitar 41 m.
- Air
- Air laut
Biota laut
Ikan kelelawar
Berkawanan di sepanjang kapal.
Barakuda
Berkumpul di atas bangkai.
Kakap
Ada di struktur yang tertutup karang.
Kerapu
Ada di celah geladak.
Ikan buntal
Ikan buntal besar sering tidur di lubang palka.
Hiu karang
Kadang lewat di samping kapal.
Kemunculan hewan di daftar ini tidak dijamin setiap selam.