Grand Watudodol ada di Parasputih, Desa Bangsring, Wongsorejo, di tepi jalan Situbondo–Banyuwangi. Nama pantai datang dari batu karang di tepi, tinggi sekitar 5 m, yang bentuknya memanjang seperti dodol. Masuk dari pantai. Karang sudah kelihatan dari sekitar 1 m, jadi snorkel juga melihat terumbu.
Sebelum 2015 kawasan ini rusak karena penangkapan dengan bahan peledak dan racun. Sejak 2015 karang ditransplantasi. Survei pada Februari–Maret 2024 menemukan 17 jenis karang, 325 koloni. Yang paling banyak Montipora danae. Yang paling sedikit Porites lutea. Zona karang ada di 3–10 m. Transek dipasang di 5–8 m, tegak lurus pantai, sepanjang 50 m. Titik peta ini adalah stasiun transplantasi, −8.08613, 114.41809.
Air tercatat 29–30°C, salinitas 32, dan kecerahan 7–10 m. Arus yang diukur di terumbu sekitar 0,07 m/s, sangat pelan. Di Selat Bali angin dan arus tetap bisa kencang pada hari lain, jadi ikuti pemandu. Di karang ada penyu sisik, bintang laut, ikan hias, dan kipas laut. Jangan menginjak transplantasi.
- Koordinat peta
- −8.08613, 114.41809
- Jenis selam
- House reef
- Masuk
- Dari pantai
- Kedalaman
- Karang dari sekitar 1 m. Zona 3–10 m.
- Air
- Air laut, 29–30°C
Biota laut
Penyu sisik
Ada di terumbu transplantasi. Bukan setiap selam.
Bintang laut
Ada di karang yang sama.
Kemunculan hewan di daftar ini tidak dijamin setiap selam.